Home / Liga Jerman / Sang Perfectionist Guardiola Mengemban Tugas Berat di Bayern Munich

Sang Perfectionist Guardiola Mengemban Tugas Berat di Bayern Munich

SoccerGo! – Pep Guardiola telah memenangkan empat trofi di musim pertamanya sebagai pelatih Bayern Munich, tapi anehnya ia justru mengatakan: “Ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan.”

Raksasa Jerman Bayern Munich sukses mempertahankan gelar Bundesliga mereka di musim 2013-14 dan menjuarai DFB Pokal setelah mengalahkan Borussia Dortmund. Munich juga berhasil mengangkat trofi Piala Super Eropa di musim perdana mereka dilatih Guardiola.

Pep yang datang ke Bayern dengan membawa gaya permainan tika-taka yang sukses ia terapkan di Barcelona ternyata kurang mendapat sambutan yang hangat dari semua orang di klub barunya itu.

Adalah legenda klub dan presiden kehormatan Franz Beckenbauer yang menyuarakan ketidaksetujuan mereka dengan taktik pelatih asal itu. Mereka mengatakan Bayern berada dalam bahaya seperti yang dialami Barcelona jika mereka menggunakan gaya permainan tiki-taka.

Pendapat itu tentu merujuk pada hasil mengecewakan kala Bayern dibantai Real Madrid dengan agregat 5-0 di semifinal Liga Champions.

Bahkan, El Real mampu mencukur Bayern 4-0 pada leg kedua di Allianz Arena. Hasil itu menghentikan langkah Guardiola untuk mengulangi prestasi pendahulunya Jupp Heynckes, yang pensiun setelah memenangkan treble.

Pada saat itu, Guardiola juga sudah memegang gelar Bundesliga meskipun masih tersisa tujuh pertandingan lagi dan terpaut 19 poin dari peringkat kedua, Borussia Dortmund.

Bayern kemudian melanjutkan rekor tak terkalahkan selama 53 pertandingan sebelum dikalahkan 1-0 oleh Augsburg.

Meskipun demikian, Guardiola lagi-lagi menyebut timnya masih banyak kekurangan di berbagai lini dan perlu diperbaiki di musim selanjutnya.

“Kita harus terus bekerja. Ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan,” katanya. “Saya masih belum berhasil membentuk tim sesuai dengan visi saya. Ini masih tahun pertama saya.

“Skuad saya belum cukup baik dan belum sesukses era Jupp Heynckes. Keberhasilannya menjadi sebuah tantangan.”

Dia menyebut musim debutnya di Bayern sebagai ‘tahun yang sulit’ apalagi setelah timnya berisi para pemain yang menjuarai Piala Dunia, tentu harapan yang tinggi diberikan kepada Guardiola di musim 2014-15.

Apalagi, Bayern juga telah mendatangkan striker produktif Robert Lewandowski, bek kiri Juan Bernat dan gelandang Sebastian Rode.

Jika pelatih berusia 43 tahun itu bisa lebih sukses ketimbang musim lalu, ia juga bakal sukses membungkam orang-orang yang selama ini mengkritiknya dengan tajam.