Home / Liga Inggris / Marchisio mengharapkan perlawanan yang keras dari Inggris
Marchisio mengharapkan perlawanan yang keras dari Inggris

Marchisio mengharapkan perlawanan yang keras dari Inggris

SoccerGo! – Inggris akan menghadapi Italia dalam laga pembuka mereka di Grup D akhir pekan ini di Manaus. Dua tahun lalu, Italia mengugurkan Inggris dari Euro 2012 melalui adu penalti menyusul hasil imbang 0-0 di waktu normal. Skuad asuhan Cesare Prandelli berada di atas angin sepanjang putaran kedua pertaandingan mereka di Kiev, mendominasi penguasaan bola dan menciptakan peluang jauh lebih banyak dari Inggris.

Namun Marchisio telah terkesan oleh para pemain Inggris yang telah melaukan perombakan sejak Euro 2012 dan karena itu ia mengharapkan pertandingan yang ketat di Manaus.

“Saya pikir kita akan bertemu dengan Inggris yang berbeda dari Euro 2012,” kata gelandang Italia pada konferensi pers di markas tim di Mangaratiba.

“Ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit. Pertemuan dengan Inggris selalu menjadi pertandingan besar. Mereka telah mengubah banyak susunan pemain. Dan para pemain mereka telah bermain sangat baik di klub masing-masing. Tapi kami telah berubah juga.”

Italia dinyatakan lolos ke Piala Dunia dengan dua pertandingan tersisa, tetapi mereka kemudian gagal menang di tujuh pertandingan kemudian. Satu-satunya kemenangan terakhir mereka terjadi saat melawan klub Brasil Fluminense di Rio de Janeiro pada hari Minggu.

Marchisio mengatakan para pemain optimis menjelang pertandingan mereka melawan Inggris, sebagian karena fakta bahwa seluruh pemain Italia telah diizinkan untuk membawa keluarga mereka ke Brasil.

“Ada suasana yang sangat positif di sini,” kata gelandang Juventus.

“Kami bekerja dengan baik di Coverciano dan di Brasil. Kami sangat gembira diberikan izin untuk membawa keluarga kami ke Brazil karena kami sudah melakukannya di Euro 2012.”

Marchisio mengatakan Prandelli belum memberitahu skuad yang akan bermain melawan Inggris.

Dia menambahkan: “Kami tidak tahu siapa yang akan bermain melawan Inggris.

“Kami menguji dua strategi permainan yang berbeda dalam dua pertandingan persahabatan terakhir dan memiliki banyak pemain yang memungkinkan kita untuk menjadi serbaguna.

“Kami akan melihat siapa yang akan dipilih pelatih, tapi yang penting yani bahwa setiap orang merasa mereka merupakan bagian dari proyek ini.”