Home / Berita Bola / UEFA tidak akan mendukung Blatter sebagai Presiden FIFA
UEFA tidak akan mendukung Blatter sebagai Presiden FIFA

UEFA tidak akan mendukung Blatter sebagai Presiden FIFA

SoccerGo! – Para ketua asosiasi sepak bola Inggris dan Belanda telah mendesak Sepp Blatter untuk tidak berdiri mencalonkan dirinya kembali pada pemilihan sebagai presiden FIFA.

Ketua FA (Inggris) Greg Dyke dan kepala KNVB (Belanda) Michael van Praag, yang sedang menghadiri pertemuan asosiasi sepak bola nasional dari UEFA di Sao Paulo, yang dihadiri Blatter, menyatakan bahwa pria kebangsaan Swiss 78 tahun ini harus membalikkan keputusannya untuk mencalonkan diri untuk jangka waktu lima tahun sebagai presiden FIFA berikutnya.

Van Praag mengatakan bahwa semua orang selama ini menganggap bahwa FIFA dipenuhi korupsi dan suap dan segala macam “jaringan mafia” dan untuk itu perubahan diperlukan untuk mengubah persepsi ini.

“FIFA memiliki presiden eksekutif, dan itu berarti Anda bertanggung jawab penuh. Orang-orang cenderung untuk tidak menganggap anda seseirang yang penting lagi.”

Berbicara kemudian surat kabar Belanda Volkskrant, Van Praag menambahkan: “Citra FIFA telah ternoda oleh segala sesuatu yang telah terjadi selama bertahun-tahun terakhir. Ada sangat sedikit orang yang masih menghormati FIFA. Blatter bertanggung jawab pada akhirnya. ”

Anggota dewan UEFA lainnya kemudian mengumpulkan daftar keluhan buat Blatter, termasuk penanganannya terhadap kontes pemilihan tuan rumah Piala Dunia 2022 dan masalah selanjutnya dengan Qatar sebagai tuan rumah ditambah kritiknya terhadap media Eropa atas pelaporan dugaan korupsi yang melibatkan pejabat FIFA.

Van Praag menekankan bahwa itu bukan serangan pribadi terhadap Blatter, yang dalam pertemuan dengan delegasi Asia dan Afrika pada Senin menuduh para pengkritik keputusan FIFA dalam hal penunjukkan hak dari Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia memiliki motivasi rasis .

Blatter meminta dukungan dari badan sepak bola Eropa untuk tawaran pemilihan ulang, tapi gagal untuk disepakati.

UEFA dengan 53 dari 209 anggota FIFA memiliki kesempatan kedua di hari Rabu untuk menentang Blatter. Presiden UEFA Michel Platini sudah lama dicalonkan sebagai kemungkinan pengganti Blatter, diperkirakan akan memutuskan pada bulan September ini apakah dia akan “menantang” mantan mentornya. Platini tidak bertemu dengan wartawan pada hari Selasa, meskipun umum sekretarisnya, Gianni Infantino mengecam pernyataan Blatter di Sao Paulo pekan ini tentang “badai” di seluruh sepakbola dunia.

“Tidak ada badai di sepak bola dunia. Yang ada yakni badai di FIFA, dan badai ini bukanlah hal yang baru,” kata Infantino. “Ini sesuatu yang akan datang selama setiap tahun, dan setiap kali yang datang itu adalah sesuatu yang lain lagi.”

Namun, anggota FIFA di luar Eropa menunjukkan sedikit keinginan mereka untuk mengubah sistem dan kepemimpinan yang telah ada yang telah memberikan pendapatan yang besar buat mereka. Blatter mengatakan kepada 11 negara Oseania sebelumnya pada Selasa di sebuah hotel Sao Paulo bahwa bonus dari Piala Dunia 2014 merupakan pendapatan yang lebih tinggi dari empat tahun lalu, ketika masing-masing mendapat 550.000 Dollar Amerika.

Ketua Oceania dan wakil presiden FIFA David Chung menjanjikan dukungan penuh untuk Sepp Blatter dalam pemilihan presiden FIFA yang dijadwalkan 29 Mei.

“Yakinlah, 11 anggota di ruangan ini adalah yang pertama dalam barisan untuk mendukung Blatter,” kata Chung.