Home / Liga Champions / Madrid berhasrat Cetak Gol di Allianz Arena

Madrid berhasrat Cetak Gol di Allianz Arena

SoccerGo!, Berita Sepak Bola – Berbekal satu gol kandang, Real Madrid hanya perlu bermain imbang 0-0 di Allianz Arena melawan Bayern Munich di leg kedua semifinal Liga Champions. Akan tetapi, Los Merengues bukanlah tim yang ingin lolos dengan mengamankan skor 0-0.

Niatan mencetak gol dan keluar menyerang pun diusung Entrenador Madrid, Carlo Ancelotti di ranah Jerman, Selasa malam atau Rabu dini hari (30/4/2014). Anggapan bahwa Iker Casillas dkk sudah lolos ke final pun, coba dihapuskan Don Carlo -julukan Ancelotti- kepada para pemain.

“Itu mungkin saja (mencetak gol) untuk melaju, bahkan jika kami tak mencetak gol, namun niat kami tetap untuk mencetak gol. Kami telah mencetak banyak gol di Liga Champions dan La Liga, dan niatan saya adalah kami melakukannya lagi melawan Bayern Munich,” ucap Don Carlo, dinukil dari Goal, Selasa (29/4/2014).

“Memang benar kami memiliki atlet-atlet berkecepatan tinggi; kami secara fisik sangat kuat. Saya tidak pikir secara taktik, pertandingan akan berubah besok. Bayern memiliki filosofi bermain sendiri, namun saya tidak berpikir taktik akan menjadi penting. Saya justru berpikir mental pemain menjadi hal terpenting,” lanjutnya.

Di leg kedua nanti, eks pelatih AC Milan dan PSG itu pun menekankan kepada timnya untuk segera ‘panas’ sejak menit-menit awal. Don Carlo tak mau timnya memulai lambat seperti yang diperagakan di leg pertama yang dimainkan di Santiago Bernabeu.

“Kami bermain ragu-ragu di babak pertama; jika kami melakukannya lagi besok, akan sangat berbahaya. Kami harus memulai dengan kuat, dan harus berusaha keras. Kami akan membutuhkan tenaga maksimal dari semuanya untuk mencapai final. Sistim tidak terlalu penting, etos kerja yang penting,” sambungnya.

“Bermain dengan 4-4-2 atau 4-3-3 tidak merubah hasil akhir secara keseluruhan. Kita semua akan melihat dua tim yang bermain dengan filosofi berbeda memanfaatkan kualitas pemain yang dimiliki. Inilah yang membuat sepakbola Indah. Secara personal, saya lebih senang sepakbola diperagakan dengan permainan cepat saat membangun serangan,” tutupnya.