Home / Liga Inggris / Gustavo bawa Arema Cronous Menang atas Wakil Maladewa

Gustavo bawa Arema Cronous Menang atas Wakil Maladewa

SoccerGo!, Berita Sepak Bola – Arema Cronous layak bangga memiliki pemain sekelas Gustavo Lopez. Playmaker asal Argentina tersebut langsung memberikan kontribusi sangat signifikan pada penampilan perdananya di AFC Cup kontra klub Maladewa, Mazira S&RC, Rabu (19/3).

Satu gol dan satu assist menjadikan Gustavo sosok yang dibutuhkan dalam pertarungan level Asia. Kebetulan saat absen di dua laga sebelumnya lawan Selangor FA dan Hanoi T&T, tim berjuluk Singo Edan susah payah dan gagal memperoleh angka sempurna.

Gustavo tak hanya sebagai prosesor di lini tengah Arema, dia juga menjadi momok bagi pertahanan lawan. Mengatur serangan, membuka peluang, mengirim umpan, sekaligus membantu bertahan, menjadikan dia pemain paling berpengaruh di laga tersebut.

Tak kalah menggembirakan, pemain berusia 28 tahun tersebut tidak lagi dihampiri cedera walau melahap 90 menit di National Stadium, Male. Gustavo sempat harus istirahat beberapa pekan karena cedera sempat kambuh saat menjamu Barito Putra.

“Gustavo Lopez adalah pemain dengan skill tinggi dan pengaruhnya sangat signifikan dalam tim. Saya senang dengan penampilannya di Maladewa, apalagi dia masih bugar hingga pertandingan selesai. Semoga kondisinya terus membaik setelah cedera,” cetus Suharno, Pelatih Arema Cronus.

‘Sihir’ Gustavo di laga ketiga fase grup tersebut benar-benar menjadi bencana bagi tuan rumah. Padahal, jika tanpa Gustavo, maka hitungan matematis Arema hanya mencetak satu gol karena dua gol di babak pertama tercipta berkat aksi dia.

Lapangan tengah Arema berubah total dibanding dua performa di AFC Cup. Keberadaan pemilik nama lengkap Gustavo Fabian Lopez itu membuat tim kesayangan Aremania lebih kreatif, tenang, serta membahayakan. Inilah performa ideal bagi Arema yang sempat hilang.

Kembalinya eks pemain Persela Lamongan tersebut sekaligus membangkitkan kepercayaan diri tim secara umum. Dengan komposisi lengkap tanpa masalah kebugaran, bahkan Suharno menginginkan Arema menjadi juara Grup F, tak hanya sekadar memburu runner up.

“Kalau kondisi tim tidak ada masalah, saya yakin sekali Arema masih bisa menjadi juara grup. Target itu harus dikejar, tentu saja dengan syarat kami berupaya memenangkan tiga laga sisa,” terang dia. Terdengar pongah, namun Singo Edan dalam situasi menguntungkan jika melihat tiga laga berikutnya.

Dua pertandingan digelar di Stadion Kanjuruhan, yakni lawan Selangor FA dan Maziya S&RC, satu lagi partai away ke markas Hanoi T&T. Jika dua laga kandang bisa dimenangkan, maka penentuan juara grup kemungkinan ditentukan saat Arema bertemu Hanoi T&T. Tentu saja sembari berharap Hanoi terpeleset di laga lain.

Hanoi T&T juga tidak bisa dipandang remeh melihat pencapaian sempurna hingga match day ketiga Grup F. Kemenangan 1-0 atas Selangor FA membuat wakil Vietnam itu tetap kokoh di puncak klasemen dengan sembilan angka. Jika menang sekali lagi, maka sulit bagi kontestan lain untuk mendongkel posisi Hanoi.