Home / Liga Indonesia / Persebaya Terancam Gagal TC di Bali

Persebaya Terancam Gagal TC di Bali

SoccerGo!, Berita Sepak Bola – Skuad Persebaya terancam gigit jari. Sebab, agenda liburan sekaligus Training Center (TC) di Pulau Bali mendapat ganjalan lantaran jajaran manajamen belum semua merestui.

Direktur Olahraga Persebaya Dhimam Abror terang-terang memberikan isyarat menolak agenda TC ke Bali, jika tidak memberikan manfaat kepada tim.”Harus dipikirkan oleh tim pelatih matang-matang efektif tidak TC di Bali. Untung ruginya buat tim harus dihitung lagi,”tandasnya.

Yang dikhawatirkan Abror, jika rencana TC di Bali dilakukan, pengawasan terhadap pemain di luar lapangan kurang.”Kalau di Bali lebih banyak jalan-jalannya daripada latihan maka rencana ini harus dipikirkan ulang,” pinta mantan Ketua umum PSSI Jatim ini.

Dijelaskan Abror, jika rencana TC ke Bali belum menjadi keputusan manajemen meski penentuan TC berada dalam wewenang Rahmad Darmawan sebagai manajer coach.”Tapi saya serahkan ke pelatih. Saya hanya meminta harus dipertimbangkan ulang apakah program itu benar-benar efektif atau tidak,” sarannya.

Sebelumnya, ide menggelar TC di Bali ini datang dari CEO Persebaya Gede Widiade usai pertandingan melawan tuan rumah Persepam Madura United yang berakhir dengan kemenangan telak 4-1. Sebagai bentuk apresiasi, Gede memberikan hadiah berlibur sekaligus TC di Bali jika diperlukan tim. Salah satu pertimbangannya, kompetisi sedang terhenti akibat agenda pemilihan legislatif dan baru berputar kembali 14 April mendatang.

Asisten Manajer Persebaya Amran Said mengakui, jika Gede yang memberikan tawaran langsung kepada pemain terkait TC di Bali. Maklum, di Pulau Dewata itu Gede memiliki beberapa hotel sehingga tidak menguras biaya. Namun jadwal keberangkatan masih menunggu keputusan Rahmad Darmawan.”Bisa sebelum pemilu atau sesudahnya,”ucapnya.

Terpisah, Rahmad Darmawan sebenarnya sempat gembira dengan agenda TC di luar Surabaya. Selain bisa menghilangkan kebosanan juga sekaligus mempererat kebersamaan tim. Rencananya, keputusan baru akan dilakukan RD setelah semua peman berkumpul kembali, Jumat (21/3) besok.