Home / Liga Italia / Di musim Dingin, Liga Inggris Boros, Serie A dan Spanyol Irit
Di musim Dingin, Liga Inggris Boros, Serie A dan Spanyol Irit

Di musim Dingin, Liga Inggris Boros, Serie A dan Spanyol Irit

SoccerGo! – Klub-klub Premier League telah menghabiskan dana lebih besar pada jendela transfer musim dingin Januari 2014 dibandingkan klub di liga Prancis, Jerman, Italia dan Spanyol.

20 anggota dari tim papan atas Inggris memiliki pengeluaran bersih sebesar 150 juta euro, sedangkan saldo keuntungan dari empat klub lainnya ‘hanya sebesar 140 juta euro, sesuai dengan laporan transfer Soccerex .

Klub di liga Ligue 1 Prancis menghabiskan total 53 juta euro, Serie A Italia 42 juta euro, Bundesliga Jerman mencapai 33 juta euro dan total pengeluaran di La Liga Spanyol hanya menyumbang 12 juta euro.

Chelsea mewakili sebagian total biaya transfer di Eropa, meskipun 52,8 juta euro pengeluaran mereka pada Nemanja Matic, Mohamed Salah dan Kurt Zouma masih meninggalkan mereka dalam laba keuntungan setelah mereka menjual Kevin De Bruyne dan Juan Mata.

Pembelian 45 juta euro oleh Manchester United untuk mendatangkan Juan Mata menempatkan mereka di posisi kedua klub dengan pengeluaran terbesar tanpa adanya penjualan pemain manapun di bursa transfer di bursa transfer musim dingin,. Ini menjadikan Manchester United sebagai klub terboros secara keseluruhan di Eropa.

Ada empat klub Inggris di antara sembilan klub terboros terbesar di Eropa dengan Hull City diperingkat kedelapan yang membawa striker Shane Long dan Nikica Jelavic. Dan diperingkat kesembilan ada Fulham yang merekrut Kostas Mitroglu.

Chelsea termasuk klub yang terbanyak mendapatkan keuntungan dengan membawa sejumlah uang di bursa transfer diikuti oleh Newcastle yang menjual Yohan Cabaye ke Paris Saint-Germain, dan Benfica yang mengizinkan Matic untuk kembali ke Stamford Bridge.

Namun situasi diatas berbeda jauh dengan klub-klub Serie A. Banyak diantara mereka yang merekrtu sebagian pemain dengan status pinjaman. Di mulai dari tim yang terancam degradasi yakni Sassuolo dengan 12 pemain tambahan, termasuk yang paling sibuk. Diikuti oleh Parma, yang memiliki 11 wajah baru.

Selama dua jendela transfer terakhir Real Madrid termasuk klub terboros terbesar di Eropa dengan pengeluaran182, 5 juta euro, diikuti oleh AS Monaco, Paris Saint-Germain, Chelsea, Tottenham, Manchester City, Napoli dan Roma.

Banyak klub terkemuka di Eropa, termasuk pemenang Liga Champions Bayern Munich, ditambah Barcelona, Real Madrid, Arsenal, AC Milan, Juventus, Manchester City dan Liverpool – tidak menghabiskan uangsama sekali untuk biaya transfer di bulan Januari 2014. City, Bayern dan Barcelona bahkan belum membeli pemain dalam tiga jendela transfer musim dingin lalu, yang menggambarkan bahwa mereka lebih memilih untuk melakukan bisnis mereka di bursa transfer musim panas.