Home / Liga Inggris / Lampard Ingin Manchester City Dikejar Daripada Mengejar
Lampard Ingin Manchester City Dikejar Daripada Mengejar

Lampard Ingin Manchester City Dikejar Daripada Mengejar

Soccergo.Net – Salah satu gelandang Manchester City, Frank Lampard mengatakan argumentasinya soal persaingan ketat antara Man City dengan Chelsea di Liga Inggris musim ini. Sejak awal musim kemarin, City memang tampak konsisten membuntuti The Blues di posisi kedua.

Meski begitu, Lampard mengatakan bahwa berada di posisi kedua membuat ia dan timnya tak nyaman. Dalam persaingan tersebut, Lampard mengaku lebih senang bila timnya ada dalam posisi yang dikejar.

“Rasanya tentu saja jauh lebih baik bila kami yang memimpin. Kedua tim memang sama-sama mendapatkan tekanan, tapi saat tertinggal di belakang bakal ada beban lebih bila menelan kekalahan,” ucap Lampard, dilansir dari Manchester Evening News.

“Soal tekanan, dengan kualitas manajer serta pemain yang kami punyai, efeknya tak terlalu terasa. Kami masih bisa bermain bagus dan bisa mendapatkan banyak poin dari kemenangan. Tidak perlu khawatirkan hal-hal yang berlebihan.” Lanjut Lampard.

Lampard juga menambahkan bahwa usaha dalam meraih dua gelar secara beruntun memang selalu sulit. Lampard sendiri pernah merasakan gelar juara secara beruntun dengan Chelsea di musim 2005 dan 2006. Namun ironisnya, kini The Blues merupakan penghalang utama The Citizens dalam mempertahankan gelar di klasemen sementara.

“Mempertahankan gelar memang selalu sulit, ada begitu banyak faktor yang mengambil peran. Melakukan hal itu bukan hanya melibatkan perjuangan dari diri sendiri tapi tim,” ungkap Lampard.

Di sisi lain, pelatih Stoke City, Mark Hughes meyakini bahwa Manchester City merupakan kubu yang tengah dalam keadaan tertekan. Itu karena, andai City kalah dan The Blues berhasil menang atas tim Everton, peluang City dalam mempertahankan gelar dapat dipastikan lenyap.

Hughes jelas bakal sangat bahagia jika dapat melakukan hal tersebut. Ia bahkan telah membawa pasukannya mengalahkan Man City di kandang pada Agustus tahun lalu.

“Sekarang ini Anda berada pada momen dimana jumlah pertandingan telah semakin menipis. Jarak 10 poin bakal membuat tim khawatir. Dengan 12 sampai 14 laga tersisa, hal ini bisa semakin sulit.” ucap Hughes.