Home / Liga Champions / Di London, Supporter Munchen akan di subsidi
Di London, Supporter Munchen akan di subsidi

Di London, Supporter Munchen akan di subsidi

SoccerGo! – Bayern Munchen akan memberikan subsidi bagi fansnya yang membeli tiket untuk mereka di leg pertama Liga Champion sewaktu menghadapi Arsenal di mana harga tiket yang diterapkan tuan rumah lebih tinggi daripada di Jerman.

Sang jawara Eropa ini mengatakan bahwa fans mereka akan membayar hanya 45 euro atau sekitar 37 poundsterling untuk menonton langsung babak 16 besar di London, bukan 75 euro harga asli yang dibebankan oleh pihak Arsenal.

Bayern mengatakan bahwa keputusan yang diambil ini akan menelan dana kas klub sebesar 90 ribu euro. Hal ini dilakukan sebagai wujud tanda terima kasih Bayern Munchen kepada fans mereka dan menunjukkan pentingnya bagi ti mini mendapatkan yel-yel pemberi semangat pada setiap pertandingan.

“Bayern Munchen telah menghibur dunia sepak bola Eropa tidak hanya oleh kinerja yang luar biasa dan konsistensi tim, tetapi juga karena dukungan fantastis dan paduan yel-yel yang diberiakan dari suporternya,” tulis Bayern memberikan pernyataan resmi mereka.

“Ini sangat penting bahwa sebagian besar fans Bayern terus memberikan dukungan kepada tim tidak hanya pada saat menjadi tuan rumah namun juga pada saat kami harus pergi pada pertandingan away (tandang).”

“Ini harus dapat menjelaskan kepada semua orang bahwa loyalitas ini berhubungan dengan banyaknya waktu dan biaya . Oleh sebab itu Bayern Munchen memutuskan untuk mensubsidi tiket pada pertandingan tandang kami melawan Arsenal.

“Hal ini dimaksudkan untuk mewakili ucapan terima kasih kami atas dukungan yang besar dari para suporter selama periode tahun 2013.”

Bayern Munchen juga mengganti biaya tiket pada laga kandang di Allians Arena yakni sekitar 15 Euro untuk tiket ekonomis dan 70 Euro ticket yang paling mahal (VIP).

Kelompok fans Arsenal yang dinamakan The Black Scarf memuji sikap klub Jerman itu: “Kami memuji sikap Bayern dan sekali lagi ini menunjukkan bahwa di Jerman, dukungan para suporter klub benar-benar diakui dan di atur. Di negeri ini tampaknya seolah-olah klub lebih fokus pada keuntungan bisnis belaka, ingin mengambil keuntungan dari fans mereka sendiri sebanyak yang mereka bisa”