Home / Liga Indonesia / Persebaya Kembali Dilarang Latihan di Tambaksari

Persebaya Kembali Dilarang Latihan di Tambaksari

SoccerGo! Klub Persebaya Surabaya kembali dilarang berlatih di Stadion Gelora 10 November Tambaksari dengan alasan tak jelas pada Rabu (8/1/2014).Pemain Persebaya dijadwalkan berlatih di Stadion Tambaksari mulai pukul 09.00 WIB, namun mereka tidak bisa masuk lapangan karena pintu gerbang stadion terkunci.

Sejumlah petugas keamanan (satpam) Stadion Tambaksari juga tidak berani membuka gembok, sebab sebelumnya sudah ada perintah dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Surabaya selaku penanggung jawan pengelola fasilitas olahraga tersebut.

Alhasil jadwal latihan pagi Ambrizal dan kawan-kawan tidak terealisasi dan rombongan pemain kembali pulang ke penginapan di kawasan Menanggal Surabaya.Anehnya adalah sehari sebelumnya pemain Bajul Ijo bisa berlatih di stadion legendaris tersebut, sesudah pada Senin (6/1/2013) ada pertemuan antara pengurus Persebaya dengan pihak Dispora Surabaya.

Dalam pertemuan itu, dari pihak Dispora Surabaya mengakui ada miskomunikasi petugas di lapangan dan selanjutnya memberikan jaminan serta izin kepada Persebaya untuk memakai Stadion Tambaksari.

“Kami kecewa dengan sikap tidak konsisten Dispora Surabaya yang kembali melarang Persebaya latihan di Stadion Tambaksari. Parahanya kemarin kami sudah diizinkan berlatih. Sungguh ini adalah pukulan telak bagi kami. Sekarang kami sudah merasa dipermainkan oleh pihak Dispora. Sebetulnya apa yang mereka inginkan. Kenapa mereka tidak konsisten dengan apa yang mereka ucapkan sebelumnya. Tetapi yang jelas dengan adanya fakta ini, sebagai tim kami merasa sudah sangat dirugikan. Sebab kami butuh tempat latihan yang tepat, mengingat pertandingan kompetisi ISL musim ini sudah akan dimulai dalam hitungan minggu. ” kata Asisten Manajer Persebaya, Amran Said Ali.

Disisi lain media Officer Persebaya Fahrizal Arnaz ketika dikonfirmasi terpisah mengatakan sikap Dispora melarang timnya berlatih di Stadion Tambaksari merupakan bentuk diskriminasi dan pelanggaran terhadap Peraturan Wali Kota Surabaya.

“Kenapa hanya Persebaya yang dilarang memakai Stadion Tambaksari, sedangkan pihak lain diperbolehkan. Anehnya kami juga bayar sewa lapangan sesuai aturan yang berlaku dan tidak gratis. Seperti ada sesuatu yang janggal. Kami akan selidiki hal ini. Kami tidak senang dipermainkan seperti ini. ” ujarnya.

Belakangan Presiden Klub Persebaya Diar Kusuma Putra menengarai ada pihak-pihak tertentu yang sengaja melakukan intervensi terhadap Dispora Surabaya agar tidak mengizinkan Persebaya memakai Stadion Tambaksari.

Tetapi Kepala Dispora Surabaya Hidayat Syah ketika dikonfirmasi wartawan menegaskan tidak ada intervensi apapun terkait hal itu, meskipun dia juga tidak merinci alasan pelarangan tersebut.”Itu (intervensi pihak lain) tidak ada mas,” tulis Hidayat Syah melalui pesan singkat (SMS) kepada wartawan.