Home / Liga Indonesia / Suharno: Motivasi Arema Harus Dijaga

Suharno: Motivasi Arema Harus Dijaga

SoccerGo! – Kehadiran klub Bundesliga Hamburger SV (HSV) tak meruntuhkan rekor Arema Cronous di Stadion Kanjuruhan. Bertanding dengan hasil imbang 2-2 kontra Rafael van der Vaart dkk, catatan ak terkalahkan di kandang terus berlanjut sejak Mei 2013 kala dikalahkan Persipura Jayapura. 

Singo Edan tampil dengan level terbaik menghadapi HSV dan itu membuat pelatih Suharno tersenyum puas. Ajang turnamen Inter Island Cup (IIC) yang mulai bergulir Jumat (10/1/2014) mendatang dihadapi dengan kepala tegak.  Bila bermain seperti itu, tentu Arema bakal mudah melaju.

Pelatih Suharno memggarisbawahi aspek motivasi timnya yang stabil selama pra musim, yang termasuk menghadapi HSV, kubu Arema selalu tampil agresif, sangat bertenaga serta permainan tim yang lumayan matang. Suharno meminta pemainnya terus menjaga kondisi ini di IIC maupun kompetisi ISL.

“Saya salut dengan motivasi pemain selama ini. Faktor itu yang kami butuhkan untuk menggapai setiap target. Klub ini sejak semula sepakat menganggap setiap pertandingan sangat penting. Dimana saya meminta jangan sampai motivasi dan semangat pemain kendor sedikit pun,” ucap Suharno.

Suharno menilai saat ini Singo Edan dalam situasi seperti yang diinginkan. Terdapat keseimbangan antara permainan di lapangan dengan gairah individu pemain. Suharno menyontohkan laga kontra HSV yang mewakili tekad pemain untuk tidak menyerah menghadapi lawan dengan level lebih tinggi.

Pertandingan melawan HSV menurutnya bukan sekadar pertandingan menghadapi klub Bundesliga. Kemudian kebih jauh dia sangat berharap itu menjadi modal untuk melakoni event internasional, yaitu AFC Cup. “Kami sudah siap menghadapi tim-tim luar negeri, itu makna lain saat lawan HSV,” tambahnya.

Dalam beberapa pertandingan, yang tepatnya ketika mengalahkan Persebaya di East Java Tournament 2013, pelatih Suharno selalu menurunkan starting line up yang identik. Terpenting lini tengah dan depan yang memunculkan nama Ahmad Bustomi, kemudian Gustavo Lopez, Juan Revi, Samsul Arif, serta Beto Goncalves dan Christian Gonzales.

Kini komposisi tersebut tetap dipertahankan hingga laga kontra HSV. Akankah ini formasi inti Arema untuk ISL nanti? “Saya sebenarnya tak menyebut ada tim inti atau cadangan. Namun siapa pun yang bermain, memang dia adalah pemain yang paling siap mencerna strategi di lapangan.” tambahnya.

Suharno menunjuk saat Arema melakukan rotasi dan keseimbangan tim tetap terjaga. “Itu berarti semua pemain memiliki kemampuan dan motivasi yang sama. Jadi saya tidak ragu lagi mengubah komposisi tim. Seluruh pemain bagi saya memiliki peran yang sama. ” tukasnya.

Dalam turnamen IIC nanti tampaknya mau tak mau Suharno bakal kembali melakukan rotasi pemain. Schedule pertandingan yang ketat tentunya bakal menguras stamina pemain yang sebenarnya sudah sangat sibuk sejak awal Desember 2013. Sementara ISL juga tinggal tiga pekan lagi.