Home / Timnas / Pandangan Arsitek Baru Beda Soal Skuad Garuda

Pandangan Arsitek Baru Beda Soal Skuad Garuda

SoccerGo!Masing – masing pelatih memiliki gaya tersendiri dalam memimpin tim. Dimana itu tergambar dari apa yang diterapkan Alfred Riedl sebagai suksesor Jacksen F Tiago di tim nasional (timnas) senior Indonesia. Bila Jacksen tidak takut mempercayakan muka-muka baru di skuad Garuda – julukan timnas Indonesia, Alfred Riedl memiliki pandangan sendiri soal komposisi skuad yang ditukanginya nanti.

Alfred Riedl memang kembali dipercaya PSSI untuk membesut Boaz Salossa dkk. Suasana dan aroma berbeda pun mulai ditunjukan pelatih kelahiran Vienna Austria, pada 64 tahun silam tersebut. Alfred Riedl sepertinya akan kembali memberikan porsi kepada para veteran timnas Indonesia dalam skuadnya nanti.

Kalau Jacksen mulai meninggalkan pemain-pemain lawas seperti Firman Utina, kemudian Hamka Hamzah, serta Ponaryo Astaman dan Bambang Pamungkas di skuadnya, maka tidak begitu dengan Riedl. Pelatih fenomenal ini menegaskan, bahwa dia siap kembali mempercayai skuad yang dibentuknya saat Piala AFF 2010 lalu. Yang di mana saat itu, skuat Garuda duduk sebagai runner up di bawah Malaysia.

“Saya akui, kalau banyak muka-muka baru di timnas Indonesia saat ini. Namun sepertinya kami akan melanjutkan kerja yang sudah dibangun pada tahun 2010 lalu. Tidak terkecuali para pemain yang sudah dipensiunkan akan saya hadirkan kembali. Sekarang ini adalah tim saya, dimana saya berhak memakai pemain manapun yang saya inginkan. ” ungkap Riedl, seperti dilansir fifa.com.

Alfred Riedl sendiri akan menjalani pekerjaan perdananya, ketika memimpin timnas Indonesia menjalani laga pamungkas Pra Piala Asia (PPA) 2015 Grup C. Tim Garuda yang sudah terlempar dari persaiangan akan menjalani laga terakhir dengan dijamu Arab Saudi, pada 6 Maret mendatang di Prince Abdullah al-Faisal Stadium Jeddah.

Saat ini Riedl memang hanya melanjutkan tugas Jacksen. Sebab target yang dibebankan kepada pelatih berusia 64 tahun tersebut adalah bisa mengantar skuad Garuda menjuarai Piala AFF 2014. Bila kembali gagal, maka bukan tidak mungkin mantan pelatih Vietnam tersebut akan kembali terdepak untuk kedua kalinya.

Sementara sebelum membentuk tim, Alfred Riedl dan jajarannya dijadwal memantau turnamen Inter Island Cup (IIC) 2014, pada 10-25 Desember mendatang. Kompetisi itu dinilai jadi ajang pemantauan yang ideal, sebab rencananya akan diikuti oleh 22 kontestan kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014.

“Kalau saya sendiri masih menunggu penugasan akan memantau pertandingan-pertandingan di zona mana. Namun yang pasti saya berharap, dari panpel (penitia pelaksana) IIC 2014 harus paham, bila ada tim pemantau dari timnas. Jadi jangan sampai tidak ada kordinasi.” ungkap Widodo C Putra, yang kembali dipercaya Riedl sebagai asistennya.