Home / Liga Inggris / Mou Biarkan Anak Kesayangan Hengkang, Apa Penyebabnya?

Mou Biarkan Anak Kesayangan Hengkang, Apa Penyebabnya?

SoccerGo!Sesudah membiarkan dua pemainnya hengkang, yakni Juan Mata dan Kevin De Bruyne, sekarang Chelsea kembali harus kehilangan salah satu pilar utamanya. Dimana pemain itu dulunya merupakan pemain yang pernah menjadi anak didik kesayangan pelatih Jose Mourinho. Pemain yang dimaksudkan adalah Michael Essien. Pemain asal Afrika tersebut pada akhirnya pindah ke klub Serie A, yakni AC Milan. Kebaikan dan kebijakan Mou ini menuai banyak pertanyaan, yaitu kenapa The Happy One membiarkan ini dan apa penyebabnya?
Ketika hal ini mulai dibicarakan kepada Mou, manajer asal Portugal itu pada akhirnya mengungkapkan dan menegaskan menjual Essien ke Milan semata-mata karena ingin menyelamatkan karier pemain asal Ghana tersebut. Ditambah pula bagi Mou ini sekaligus sebagai rasa hormatnya kepada Essien. Memang antara Mou dan dan Essien merupakan dua orang yang sudah mempunyai hubungan kerja yang sangat baik.

“Langkah untuk menunjukkan rasa hormat kepada Essien adalah dengan tak membiarkan kariernya terhenti. Saya dan rekan – rekan disini akan sangat senang jika dia tetap bertahan karena dia adalah pemain fantastis bagi tim.Namun dia memberikan segalanya bagi tim dan masa depan indah menanti kariernya. Bahkan saya tahu dia bisa tetap bermain di level tinggi. Dimana saya berharap dia sukses dan mendapat kebahagiaan di Italia, serta di Piala Dunia di Brasil. ” ungkap Mourinho di situs resmi klub..

Chelsea pada akhirnya sepakat melepaskan Essien dari kontraknya yang baru habis akhir musim ini. Michael Essien dilaporkan menandatangani kontrak sampai Juni 2015 bersama Rossoneri. Tidak cukup sampai disitu, sebab Chelsea juga setuju untuk membayar setengah gaji Essien sampai kontrak pemain berusia 31 tahun itu berakhir. Sehingga ini artinya bahwa Milan dan The Blues saling berbagi soal pembayaran gaji Essien sampai akhir musim ini.

Ditambah lagi di San Siro, Michael Essien sendiri diyakini harus rela gajinya dipotong setengah dari yang dia dapatkan bersama Chelsea. Milan pula dikabarkan membayar Essien sebesar 2,5 juta euro per musim.

Sementara sudah Essien sah menjadi pemain anyar Milan ke 3 pada bursa transfer musim dingin ini dia ungkapkan alasan kepergiannya dari Chelsea. Disamping hubungan pertemanan dengan Clarence Seedorf yang sekarang menjadi pelatih Milan, kabarnya kurangnya waktu bermain menjadi alasan kuat pemain berpaspor Ghana tersebut hengkang.

Michael Essien sendiri besar kemungkinan akan menjalankan debut di Serie A ketika bertanding melawan Torino di pekan 22. Bertanding menjadi gelandang jangkar bersama Nigel De Jong. Kehadirannya diharapkan dapat memperbaiki kondisi AC Milan dan membawa tim tersebut kembali ke penampilan terbaiknya.