Home / Liga Inggris / Semua pertandingan di Indonesia akan dilaporkan langsung ke AFC

Semua pertandingan di Indonesia akan dilaporkan langsung ke AFC

SoccerGo!PSSI menegaskan siap memerangi berbagai kasus di dalam klub dengan menggandeng badan integrasi dari AFC. Beberapa masalah yang akan PSSI perangi, seperti pengaturan skor, match fixing atau pengaturan pertandingan dan perjudian sepakbola.

Pihak PSSI sendiri sudah mengajukan diri kepada badan AFC sejak Desember silam untuk menangani masalah yang ada dalam tubuh sepakbola Indonesia. Bulan depan pun direncanakan pihak integrasi AFC akan melakukan workshop bersama badan internal PSSI.

Dari pihak AFC pun yang diwakili oleh Mr. Sanjeevan Balasingam selaku Member Associations/International Relations and Integrity In Sport juga menuturkan regulasi awal yang akan dilakukan pihak AFC ada tiga yaitu melaporkan, mendeteksi, dan memproteksi pihak terkait yang terlibat. Dalam pihak pelaporan sendiri pihak AFC akan memfasilitasi email yang bisa diakses 24 jam untuk pengaduan dari PSSI.

“Kami ingin memfasilitasi PSSI dengan email yang bisa diakses 24 jam sebagai tahap awal pelaporan, hal ini juga seperti regulasi di liga Jerman yang menyiapkan pengacara yang bisa diakses 24 jam untuk melaporkan masalah serupa seperi pengaturan skor dan perjudian dalam sepakbola,” ujar Sanjeevan.

“Pada tahap selanjutnya kami akan melakukan workshop edukasi dan pencegahan kepada para klub, wasit, dan aparatur pertandingan agar masalah bisa terselesaikan dari akar,” lanjutnya.

Pihak AFC pun juga menuturan agar pihak pemerintah seperti KPK bisa membantu dan mendukung menyelesaikan masalah dalam badan PSSI terutama dalam hal perjudian di sepakbola.

“Kedatangan kami di sini untuk menangani masalah pada PSSI dengan menggandeng International Police dan peraturan pertandingan terkait pengaturan skor, dan perjudian dalam sepakbola. Kami sangat mendukung sepakbola di Indonesia,” kata Sanjeevan.

“Jika sepakbola dalam tahap klub bersih pastinya peserta yang mengikuti turnamen di dalam AFC juga bersih. Kami ingin memajukan sepakbola Indonesia,” sambungnya.

Salah satu kasus yang disoroti PSSI dan diselidiki FIFA yaitu adanya pengaturan skor pada play-off Indonesian Premier League. Komisi Disiplin PSSI pun kemudian menyelidiki indikasi tersebut hingga mengarah kepada PSLS dan Bontang FC.

Selain itu dugaan pengaturan skor yang terjadi di divisi 1 yang dilakukan PSMS. Pihak AFC sendiri sudah menyiapkan kode etik yang bisa dijadikan acuan oleh pihak PSSI. Pada kongress PSSI yang diadakan pada Minggu 26 Januari mendatang, PSSI akan mengkonfirmasi regulasi ini kepada semua peserta kongres yang berjumlah 108 peserta.

Dari pihak PSSI sendiri akan membentuk badan khusus untuk menangani masalah regulasi ini yaitu departemen regulasi jika sudah disetujui oleh Executive Committe (Exco ) PSSI dan apabila regulasi ini sudah bisa diadaptasi oleh pihak PSSI dan direncanakan baru akan terbentuk akhir tahun ini.