Home / Liga Indonesia / Pemain Persija kurang jam terbang

Pemain Persija kurang jam terbang

SoccerGo!Menghadapi laga Indonesia Super League (ISL) musim 2014, klub ibu kota, Persija mengaku telah siap. Persija telah mendatangkan beberapa pemain asing seperit mantan pemain Kroasia, Ivan Bosnjak dan pemain asal Belgia, Dimbala Mawongo untuk memperkuat skuadnya.

Laga ISL musim 2014 yang dimulai pada 1 Februari, bisa menjadi turnamen yang berat bagi Persija jika melihat performa mereka dari hasil ISL musim 2012/2013 lalu. Pada ISL musim lalu, skuad yang diasuh oleh Benny Dollo ini hanya bertengger di posisi 11 dengan perolehan 42 poin di akhir turnamen yang diikuti 18 klub.

Pada turnamen TROFEO 2013 yang diadakan pada Desember lalu, Macan Kemayoran gagal mempertahankan trofi TROFEO yang dua kali mereka raih pada 2011 dan 2012, setelah dikalahkan oleh Arema Cronous dengan selisih gol.

Dalam laga Inter Island Cup (IIC) 2014, Macan Kemayoran pun juga tidak menunjukkan taringnya. Persija gagal lolos ke babak delapan besar dan hanya bertengger di posisi tiga grup Zona Jawa 2 setelah ditahan imbang oleh Persela Lamongan 1-1.

Dalam laga ISL 2014 ini, Persija pun bergabung di grup Barat bersama Arema Indonesia, Gresik United, Semen Padang, Sriwijaya FC, Persita Tangerang,Persik Kediri, Persijap Jepara, Persib Bandung, Pelita Bandung Raya, dan Barito Putera.

Pihak klub melalui Ketua Umum Persija, Ferry Paulus pun mengakui bahwa Fabiano Beltrame dkk memiliki performa yang maksimal hanya saja jam terbang yang kurang yang menyebabkan performa pemainan di lapangan kurang terlihat.

“Untuk persiapan kami sudah siap dan tinggal main saja. Untuk target ya harus step by step, dan pastinya semua juga berharap juara,” kata Ketua Umum Persija, Ferry Paulus kepada Okezone melalui sambungan telefon, Kamis (24/1/2014).

“Sebenarnya kualitas pemain kami sudah sangat memadai hanya saja jam terbang yang kurang,” ungkapnya.