Home / Timnas / Kepastian Timnas U-23 dipegang pemerintah

Kepastian Timnas U-23 dipegang pemerintah

SoccerGo!PSSI tinggal menunggu keputusan resmi pemerintah, terkait kepastian keberangkatan tim nasional (timnas) U-23 berlaga diajang Asiang Games 2014. Keputusan resmi dari pemerintah wajib dikantongi, setelah Komite Olimpiade Indonesia (KOI) hanya bisa sebatas memfasilitasi.

Keberangkatan kontingen sepakbola berlaga diajang Asian Games, memang belum final didapat PSSI. Walaupun organisasi sepakbola tanah air tersebut, telah mengantongi berbagai lampu hijau soal keikutsertaan diajang empat tahunan tersebut. Legitimasi resmi dari pemerintah, jadi satu hal yang wajib di dapat.

“PSSI anggota kami, secara resmi telah mengajukan. Mereka (PSSI) minta memfasilitasi agar sepak bola bisa menambah kualitas dengan berlaga di Asian Games. Jadi kami memperjuangkan dan fasilitasi, supaya sepak bola bisa ke Asian Games,” ungkap Ketua KOI, Rita Subowo, di Jakarta.

“Tapi soal kepastian keberangkatan bukan dari keputusan kami. Kalau memang tidak ada pesetujuan dari pemerintah, kami juga tidak mampu memfasilitasi. Setelah adanya pertemuan dengan kami, sebaiknya PSSI langsung mengahadap pemerintah. Semoga PSSI bisa sukses meminta garansi kepada pemerintah,” lanjut Rita.

Bantuan KOI memfasilitasi cabang sepak bola berlaga di Asian Games, disambut baik oleh PSSI. Ketua Umum (Ketum) PSSI, Djohar Arifin Husin, menyatakan, jika PSSI akan segera menyiapkan skuad Garuda Muda, julukan timnas U-23, dan bisa tampil maksimal diajang tersebut.

Djohar menambahkan, jika PSSI memiliki target pasti di Asiang Games mendatang. Jika dikeikutsertaan terakhir di Asian Games 2006, Doha, Qatar, timnas U-23 tersisih di juru kunci Grup B di bawah Irak, Syria, dan Singapura, untuk kali ini target delapan besar menjadi incaran PSSI.

Target itu dinilai menjadi realistias, setelah melihat pencapaian timnas U-23 di dua gelaran SEA Games terakhir. Dimana skuad Garuda Muda di bawah asuhan Rahmad Darmawan, selalu meraih medali perak pada ajang SEA Games 2011 di Jakarta dan Palembang, dan SEA Games 2013 di Myanmar, Desember lalu.

“Kami telah mencanangkan beberapa target di beberapa level timnas. Untuk timnas U-23 di Asian Games 2014, kami menargetkan bisa masuk delapan besar. Insya Allah bisa tercapai,” tegas Djohar.

“Timnas U-23 akan kami siapkan dengan sebaik mungkin. Diawali dengan penentuan siapa pelatih kepada yang akan ditentukan pada rapat Exco (Komite Eksekutif) PSSI, 25 Januari mendatang. Soal biaya, jika tidak ada biaya dari pemerintah kami tetap siap berangkat,” sambungnya.

Terkait permintaan Satuan Program Pelaksana Indonesia (Satlak Prima) agar PSSI segera mengirimkan nama kontingan, besok, Jum’at (24/1), diluruskan PSSI itu adalah untuk kepentingan pelatihan nasional (pelatnas) yang akan digelar Satlak Prima. Soal keperluan pelatnas, PSSI merasa sepak bola tidak bisa disamakan dengan cabang-cabang lain.

“Yang kami tangkap itu daftar nama pemusatan latihan di bulan Februari. Berbeda dengan nama-nama yang akan dikirimkan ke Korea Selatan. Kalau memang untuk pelatnas, mungkin untuk sepak bola berbeda. Karena beberapa pemain terlibat di kompetisi bersama klubnya masing-masing. Jadi mekanisme pelatnasnya berbeda,” jelas Sekertaris Jendral (Sekjen) PSSI, Joko Driyono.