Home / Liga Indonesia / Keberkahan Arema daripada Persib di Partai Final IIC

Keberkahan Arema daripada Persib di Partai Final IIC

SoccerGo! Laga puncak alias final Inter Island Cup (IIC) rencananya digelar di tempat netral yakni Gelora Delta Sidoarjo. Meski izin keamanan masih dalam proses di kepolisian Sidoarjo, tetapi PT Liga Indonesia telah memberi kabar ke Arema Cronous bahwa venue tetap di Sidoarjo.

Tim Arema Cronous bakal berseteru dengan Persib Bandung di final turnamen pra musim ini. Singo Edan lolos sebagai pemuncak Grup A pada babak delapan besar sebelumnya, sementara Persib mewakili Grup B yang bertarung di Stadion Manahan, Solo.

“Kami sudah mendapat arahan dari PT Liga Indonesia bahwa venue tetap di Sidoarjo,” ucap Media Officer Arema Cronous Sudarmaji. Yang mana sebelumnya Gelora Delta sempat terkendala karena polisi belum mengeluarkan izin pertandingan.

Dimana salah satu sebabnya adalah kemungkinan gesekan antara supporter. Para bobotoh alias pendukung Persib Bandung dikenal sangat lengket dengan Bonek, sebutan suporter Persebaya. Jadi kemungkinan Bonek masuk Gelora Delta dan terlibat gesekan dengan Aremania memang sangat masuk akal.

Terbebas dari aspek itu, laga di Sidoarjo boleh dibilang masih ‘rumah’ Singo Edan. Memang kendati tempatnya netral alias tidak di Malang, namun dari jangkauan suporter tampaknya Arema bakal menang telak. Terlebih jarak Malang-Sidoarjo lebih dekat untuk Aremania daripada fans Persib.

Keadaan dan situasi itu bakal menjadikan Gelora Delta ibarat kandang sendiri dengan banyaknya suporter yang hadir. Tidak sebuah kejutan jika Aremania bakal menyesaki stadion berkapasitas 35 ribu orang itu dibanding supporter tim tamu alias Bobotoh. Sebab ini menjadi keuntungan bagi Arema, disamping masa pemulihan pemain yang sehari lebih lama dibanding Persib Bandung.

“Lebih banyak Aremania yang datang jelas akan lebih baik. Namun harus tetap tertib dan menjaga keamanan karena Arema bermain di wilayah orang. ” pesan General Manager Arema Ruddy Widodo.

Diprediksi Aremania tidak hanya datang dari Malang, tapi juga dari kota lawan di Jawa Timur. Fans Aremania dari wilayah Mojokerto, kemudian Pasuruan, Probolinggo, Lamongan, Gresik, serta Surabaya maupun Sidoarjo sendiri, untuk rencananya bakal mendukung langsung timnya. Kehadiran Aremania memang tak bisa dibendung. Perjumpaan Arema dan Persib disebut-sebut sebagai final ideal karena mewakili dua kekuatan dominan di Pulau Jawa di beberapa musim terakhir. Dua tim ini sekaligus menjadi tim dengan keuangan paling stabil dan berani membangun tim dengan modal besar.

Sepanjang babak delapan besar, Singo Edan juga unggul dalam hal statistik. Berdasarkan tiga laga, kubu Singo Edan mencatat dua kemenangan dan satu hasil imbang, sementara Persib hanya sekali menang dan dua kali imbang. Masalah mencetak gol sama persis, kedua tim ini mencetak empat gol dalam tiga laga.