Home / Liga Inggris / Pimpinan MU di Lapangan Angkat Bendera Putih Untuk Raih Gelar Juara

Pimpinan MU di Lapangan Angkat Bendera Putih Untuk Raih Gelar Juara

SoccerGo!Pemain bertahan andalan yang sekaligus menjabat sebagi kapten Manchester United, yakni Nemanja Vidic mengibarkan bendera putih tanda menyerah. Nemanja Vidic tak lagi yakin MU bisa mempertahankan gelar juara Liga Premier yang telah mereka dapatkan musim lalu. Tentunya ungkapan dari pimpinan MU dilapangan itu sangat beralasan. Terlebih situasi sekarang sangat tidak mendukung MU. 

Terbaru adalah kekalahan MU saat berhadapan dengan Chelsea, pada hari Minggu (19/1/2014) kemarin membuat Vidic pesimistis. Baginya MU kini hanya berpeluang merebut posisi tiga atau empat di klasemen akhir Liga Premier. Pastinya hasil ini sangat tidak diharapkan oleh semua punggawa MU. Namun apa yang dikatakan oleh Vidic memang sudah sangat tepat. MU masih bermain dalam keadaan buruk dan tidak bisa meraih hasil yang maksimal dalam beberapa laga terakhirnya. Raihan mereka diperparah, saat Setan Merah dikalahkan dikandangnya sendiri, yakni di stadion Old Trafford.

“Kami terlalu jauh di belakang. Sehingga sekarang kami akan fokus pada posisi tiga atau empat. Saya dan teman – teman memang harus tetap berpikir positif. Lawan kami (Chelsea) memiliki tiga tembakan dan bisa mencetak tiga gol, hal itulah yang jadi perbedaan. Manchester United dihukum karena kesalahan sendiri. Hasil ini tentunya tidak pernah kami harapkan. Namun semua sudah terjadi. Kami bermain dibawah tekanan, hingga kami harus tertunduk dihadapan rival utama kami. ” tambahnya.

The Reds Devils kalah 1-3 di laga kali ini. Melalui hasil buruk tersebut, Setan Merah untuk sementara masih mengantungi raihan 37 poin tertinggal 12 angka dari Chelsea yang bertengger di peringkat tiga klasemen.

Nemanja Vidic enggan untuk menyalahkan David Moyes. Kapten MU itu juga tak mau membahas lebih lanjut hal yang menyinggung soal manajer timnya tersebut. “Ini tidak akan mudah. Saat ini kami harus berjuang agar bisa mencapai Liga Champions. Tentunya dengan sedikit keberuntungan, mudah – mudahan kami bisa mencapai itu. San dan teman – teman tak bisa selalu bicara tentang manajer. Semua pemain lelah ketika dimintai komentar soal itu. Pelatih sudah berusaha memberikan yang terbaik. ” tegasnya.

Nemanja Vidic sendiri mendapat kartu merah di laga pekan ini. Yang dimana hukuman kartu merah tersebut harus ia terima setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Eden Hazard di menit 90.

Walaupun demikian, Nemanja Vidic merasa tidak bersalah. Sebab kartu merah yang diterimanya dianggap terlalu berlebihan dan ia kecewa dengan kepemimpinan wasit Philip Dowd. “Saya ingin merebut bola. Bagi saya itu bukanlah suatu pelanggaran yang harus diganjar kartu merah. Sehingga saya kecewa dengan keputusan saat itu. ” ungkapnya.