Home / Berita Bola / Curhatan Ronaldo Soal Kehidupannya Dulu Dan Sekarang

Curhatan Ronaldo Soal Kehidupannya Dulu Dan Sekarang

Tak sedikit orang yang menganggap Cristiano Ronado sebagai pebola arogan dan ambisius. Bahkan, terkadang penyerang asal Portugal itu pun mendapat label pria angkuh. Akan tetapi, di balik semua itu, Ronaldo mengaku cuma manusia biasa yang juga punya hati nurani.

Ronaldo menyadari banyak kesalahan yang dilakukan pada masa muda.

“Suatu hari, aku pernah mengatakan kepada beberapa orang bahwa mereka iri karena aku masih muda, tampan dan kaya – itu adalah kesalahan. Itu setelah pertandingan ketika aku sangat marah karena tidak mencetak gol. Aku sangat kompetitif dan saya benci kalah. Tidak ada keraguan bahwa aku telah mengekspresikan diri dengan buruk dan mengatakan hal-hal tertentu setelah kekalahan,” sebut Ronaldo seperti dikutip dari France Football .

“Aku selalu ingin menjadi yang terbaik, baik dengan klub dan tim nasional. Itulah sebabnya kadang-kadang ada kesalahpahaman. Dengan usia, Anda belajar dari kesalahan Anda. Aku tidak sempurna. Aku cuma manusia, terbuat dari daging dan tulang seperti orang lain . Aku tertawa, aku menangis, dan aku punya masalah, tapi orang tidak selalu mengerti aku,” sambungnya.

Namun, semua berubah seiring usia yang semakin dewasa. Ronaldo merasa sudah semakin memahami arti kehidupan.

“Caraku telah berkembang, bahkan meski kepribadianku tidak banyak berubah. Aku selalu ingin meningkatkan diri dan aku memberikan tekanan pada diriku sendiri dalam hal ini. Rasanya seperti itu di Manchester United dan juga seperti itu di Madrid,” tutur bintang Real Madrid itu.

Ronaldo pun menyadari betapa sulitnya merasakan hidup normal tanpa mendapat gangguan dari sekeliling.

“Aku melihat adanya permusuhan. Di atas semua yang aku lihat di pertandingan yang jauh dari rumah. Cara mereka menyambutku sangat tidak menyenangkan. Mereka menghinaku dan mengatakan hal-hal yang aku tidak suka, tapi sekarang aku sudah terbiasa.

“Sebelumnya, mereka berbicara tentang ibuku dan sekarang hanya tentang aku. Sekarang mereka berteriak hal-hal seperti ‘ Cristiano, Balon de Plastico! ‘. Tidak mudah bagiku untuk menjalani hidup normal. Ketika aku mengakhiri karir, aku harap semuanya tenang dan aku dapat nikmati hidup.

“Aku tidak dilarang ke mana-mana tapi membayangkan pergi ke sebuah pusat perbelanjaan dengan anak dan pacar, lalu berhenti setiap lima meter untuk memberi tanda tangan atau berfoto. Aku mencoba untuk menghindari tempat-tempat umum dan pergi ke tempat-tempat yang lebih tenang, seperti restoran dengan meja pribadi. Aku juga tidak pergi ke hotel besar. Aku pergi ke berbagai tempat untuk lebih bijaksana. Aku akan mencoba untuk menikmati diri sendiri di kemudian hari, ketika ada Cristiano lain di tempatku,” tutup dia.