Home / Liga Inggris / Barito pasrah pada skor pertandingan Sriwijaya dan Arema

Barito pasrah pada skor pertandingan Sriwijaya dan Arema

SoccerGo!Perolehan poin yang ketat di grup A, 8 besar Inter Island Cup 2014, membuat PS Barito Putera harus menang kala bertanding melawan Perseru Serui di stadion Kanjuruhan, Malang. Namun bukan kemenangan yang diraih, justru hasil imbang 0-0 menghiasi papan skor pada pertandingan sore hari ini.Hasil itu membuat Bakantan Hamuk, julukan Barito, harus menunggu hasil pertandingan Arema-Sriwijaya yang baru akan bertanding malam ini.

Atas hasil ini, Barito Putera tetap di puncak klasemen sementara grup A dengan 5 poin, sementara Arema Malang di peringkat dua dengan 4 poin. Sriwijaya FC di peringkat tiga dengan 3 poin dan Perseru di dasar klasemen dengan 1 poin. Barito bisa lolos andai Sriwijaya dan Arema berakhir imbang dan dengan sedikit gol.

Jalannya Pertandingan

Pelatih Barito, Salahudin menurunkan semua pemain terbaiknya, termasuk menduetkan duo penyerang, Koko Lomell dan Shaka Bangura, untuk mencari poin penuh untuk mengamankan posisi di final. Sementara Perseru, yang sudah dipastikan tidak lolos ke final, menurunkan pemain-pemain beken di kancah nasional seperti Oktovianus Maniani, Pierre Pattrick Seme dan Ali Khaddafi.

Sejak kick-off, Bakantan Hamuk memulai laga dengan intensitas tinggi. Peluang pertama Barito tercipta di menit 9, saat Lomell melakukan sundulan, sayang bola masih melebar dari penjaga gawang Perseru, Teguh Amirudin.

Kembali, 3 menit berselang Barito memperoleh peluang. Kali ini datang dari Syahroni yang melakukan percobaan menendang. Namun, bola masih melambung di atas mistar gawang Perseru.

Tak banyak peluang yang terjadi dari kedua tim hingga menit 20, skor 0-0 bertahan. Kedua tim lebih banyak ‘bertarung’ di lini tengah dan tidak banyak bola yang terarah langsung ke lini depan.

Pertahanan Cendrawasih Jingga, julukan Perseru, tampil beda kali ini dan tidak bermain ceroboh seperti saat melawan Sriwijaya FC. Tidak banyak celah yang dapat dimanfaatkan Bangura dkk dengan baik, ditambah kesigapan penjaga gawang Amirudin mengamankan gawang, membuat skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Babak kedua dimulai, Barito semakin ‘menggila’ melakukan serangan dan bertubi-tubi mengancam Amirudin. Terbukti dari dua percobaan Lucky Wahyu (53’) dan Amirul Mukminin (68’), sayang, kembali bola tidak mengarah tepat ke gawang Amirudin.

Menit 70, Kesigapan Amirudin kembali menjadi penyelamat dalam pertandingan ini. Benturan yang terjadi dengan pemain pengganti Barito, Yoshua Pahabol, menjadi bukti kesigapan Amirudin mengamankan bola. Hingga akhir pertandingan, skor kacamata tidak berubah, 0-0.

Susunan Pemain:

PS Barito Putera: Aditya Harlan, Abanda Herman, Agus Cima, Fathul Rahman, Guntur Ariyadi (Supriyadi 35’), Amirul Mukminin, Lucky Wahyu, Syahroni (Rizky Rizal Ripora 33’), Dedi Hartono, Koko Lomell, Shaka Bangura (Yoshua Pahabol 61’)

Perseru Serui: Teguh Amirudin, Liston Harry Fonataba, Alexander Yarangga, Bilibig Dian Mahrus, Arthur Barrios Bonai, Ali Khaddafi, Tonny Roy Ayomi, Oktovianus Maniani (Fred Ferdinando Mote 88’), Pierre Pattrick Seme, Yoksan Arma (Cornelis Geddy 83’), Sunday Oboh (Alan Aronggear 59’ )