Home / Liga Inggris / Si Merah Diharapkan Koreksi Lini Belakang

Si Merah Diharapkan Koreksi Lini Belakang

SoccerGo! – Pemain tengah Liverpool, yakni Jordan Henderson menilai bahwa timnya perlu meningkatkan lini pertahanan. Perihal tersebut menyusul hasil imbang2-2 kontra Aston Villa pada lanjutan Premier League pekan ke-22, pada akhir pekan kemarin. Tentunya hasil itu tidak diinginkan Liverpool. Skuat asuhan Brendan Rodgers memang butuh hasil yang maksimal guna tetap dapat bersaing dalam papan atas klasemen. 
 
Bertanding di hadapan para pendukung, yakni di Anfield stadium, skuat Brendan Rodgers gagal mengamankan tiga angka. Kubu Si Merah bahkan secara mengejutkan harus tertinggal dua gol lebih dulu lewat Andreas Weimann dan Christian Benteke. Pastinya itu tidak pernah terfikirkan. Mengingat Liverpool dengan dukungan penuh suporter harus kalah dengan skor 2-0 di babak pertama.

The Reds baru dapat menyamakan kedudukan pada injury time babak pertama, melalui Daniel Sturridge dan Steven Gerrard melalui titik putih. Jordan Henderson mengaku kecewa dengan hasil seri yang diraih timnya. Walaupun begitu pemain internasional Inggris itu menilai bahwa laga ini dapat menjadi pelajaran bagi timnya.

“Kami harus bertahan lebih baik sebagai sebuah tim. Yang dimana ini bukan soal empat pemain belakang dan seorang kiper melainkan seluruh tim. Bahkan saya yakin ini adalah sesuatu yang akan kita latih dengan keras.Saat kami mengubah formasi, memang kami tampil lebih baik dan mendapati diri kami kembali dalam permainan. Sesudah skor menjadi 2-2 dan masih ada setengah jam lebih waktu tersisa, saya dan teman – teman ingin menyerang dan memenangkan pertandingan, tetapi kami tidak dapat melakukannya. Padahal kami sangat membutuhkan kemenangan tersebut. Namun hasil imbang juga sudah lebih untung bagi kami jika dibandingkan harus menerima kekalahan. “tutur Henderson kepada Liverpool Echo.

Raihan hasil imbang ini tak membuat Liverpool bergeming dari posisi empat klasemen sementara berkat 13 kemenangan dari 22 laga. Kubu Merseyside Merah yang mengoleksi 43 angka itu terpaut delapan angka dari Arsenal yang kokoh di puncak.

“Kami memang kecewa. Karena kami telah menetapkan target yang tinggi saat ini. Yang mana kami ingin pergi ke setiap pertandingan untuk memenanginya. Tetapi kami tidak dapat melakukan hal ini, disisi lain hal positif yang ada adalah bahwa dari tertinggal 2 – 0 kami mampu menunjukkan karakter dan perjuangan kami. Saya dan teman – teman telah menunjukkan bahwa kami tidak ingin dikalahkan. Aston Villa telah mengalahkan kami 3-1 di sini, pada musim lalu dan kami juga dikalahkan oleh Stoke saat laga away musim lalu. Jika Anda melihat ini semua, pastinya saat ini telah ada perbaikan,” tutup pemain berusia 23 tahun itu.