Home / Liga Italia / Stadion Bologna terancam ditutup
Bologna terancam hukuman menutup stadion akibat perilaku fansnya

Stadion Bologna terancam ditutup

SoccerGo! – Komite Disiplin Liga Serie A telah mengeluarkan hukuman tehadap Bologna dengan penutupan di beberapa bagian stadion mereka- setelah sebagian pendukung mereka kedapatan meneriakkan “pelecehan territorial” terhadap pendukung Napoli.

Selama pertandingan liga hari Minggu kemarin di Stadion Renato Dall’Ara, yang berakhir dengan tuan rumah Bologna mengamankan hasil imbang 2-2 melalui gol dari Rolando Bianchi, pejabat stadion memberitahukan bahwa supporter Bologna yang berada di stadion utara atau Curva Bulgarelli, telah mengeluarkan nyanyian ofensif dan menampilkan spanduk dengan sindirian tentang “Gunung Vesuvius” untuk menyakiti hati pendukung Napoli.

Gunung Vesuvius merupakan gunung berapi aktif yang terletak hanya enam mil jauhnya dari Naples yang telah menghancurkan kota selatan ketika meletus pada tahun 1906.

Bologna telah diharuskan untuk bertanggung jawab karena adanya pelaggaran dari supporet mereka tetapi tidak akan dipaksa untuk menutup bagian utara stadion pada pertandingan kandang mendatang mereka melawan Udinese karena pelanggaran ini dianggap sebagai pelanggaran pertama di bawah undang-undang peraturan yang baru.

Sebuah pernyataan dari Komdis Lega Serie A: “Sebelum awal permainan, dari Curva Bulgarelli yang diduduki oleh pendukung Bologna – muncul nyanyian : ‘Oh Vesuvius, membersihkan mereka semua dengan api’. ”

“Nyanyian itu diulang lagi di menit ke-10 dan menit 24 babak pertama dan bisa didengar oleh semua orang di stadion.”

“Selain itu, dari menit ke 25 sampai menit ke 45 babak kedua, spanduk resmi dibentangkan yang berbunyi ‘Ini akan menjadi kesenangan ketika Vesuvius melakukan tugasnya’.”

“Perbuatan semacam itu jelas merupakan tindakan ekstrim ‘perlakuan diskriminatif terhadap teritorial’.

Juventus, AC Milan dan Inter Milan adalah salah satu klub Serie A lainnya yang telah diancam dengan larangan penutupan stadion musim ini menyusul insiden kekerasan baik ras atau teritorial dari para pendukungnya.

Presiden Lega Serie A Maurizio Beretta bulan lalu berjanji untuk meninjau kembali aturan-aturan yang telah menyebabkan peningkatan penutupan stadion setelah mengakui sistem ini terbukti sangat tidak efektif dalam mengidentifikasi individu yang bertanggung jawab atas pelarangan tersebut.