Home / Liga Indonesia / Kesulitan, Arema Menang Hadapi Perserui Lewat Gol Pinalti

Kesulitan, Arema Menang Hadapi Perserui Lewat Gol Pinalti

SoccerGo!Catatan kemenangan Arema Cronous di Stadion Kanjuruhan nyaris tercemar saat meladeni Perseru Serui, hari Sabtu 18 Januari malam. Tim Arema Cronous diselamatkan gol dari titik putih yang dieksekusi Gustavo Lopez menit 57 dan memetik kemenangan tipis 1-0. Hasil ini sekaligus menjadi laga paling rumit bagi Singo Edan.

Dalamprosesnya memang Arema jauh mendominasi permainan dan mendapatkan beberapa peluang elok. Sepakan Gede Sukadana menghajar mistar gawang di awal babak pertama, sama halnya dengan upaya Christian Gonzales di paruh kedua. Striker Beto Goncalvez juga ikut-ikutan sial malam itu.

Namun paling tidak Arema masih ketiban rezeki ketika Billy Mahrus dinyatakan handsball oleh wasit Okky Dwi Putra saat bermaksud menghalau bola di kotak terlarang. Tendangan Gustavo Lopez yang mengarah lurus dan deras tak mampu diantisipasi kiper Perseru Amiruddin.

Raihan ini jelas sangat tidak enak bagi Perseru. Tim promosi ini sudah bertahan dengan rapi sepanjang babak pertama dan awal babak kedua. Lini pertahanan yang dikomando Semme Patrick sangat susah ditembus serangan kombinasi sayap dan tengah. Selama babak pertama Perserui sukses mengunci Christian Gonzales dan Beto Goncalves.

Sementara kekalahan satu gol tersebut menjadi prestasi tersendiri bagi klub asal Kepulauan Yapen. Paling tidak mereka menjadi tim pertama yang hanya kemasukan sebiji gol di Stadion Kanjuruhan. Tim Perseru telah membuktikan kepada Aremania bahwa mereka tidak keder berhadapan dengan nama besar Singo Edan.

Selama pertandingan, tim asal Papua itu baru terlihat kendor di 20 menit terakhir dan mendapat serangan bertubi-tubi dari Arema. Rasanya tim asuhan Robby Maruanaya sudah patah semangat setelah upaya mereka membendung tuan rumah rontok oleh eksekusi pinalti Gustavo.

Arsitek Arema Cronous Suharno mengakui Perseru menjadi lawan tersulit di Inter Island Cup sejauh ini. “Mereka bermain dengan sangat disiplin. Arema semakin kesulitan ketiga berbagai peluang tidak berhasil menjadi gol. Pastinya pemain harus lebih tenang lagi di pertandingan berikutnya,” ujar Suharno.

Dalam laga berikutnya, hari Minggu 19 Januari, kubu Arema bakal menghadapi lawan yang juga tak ringan yakni Barito Putra. Klub asal Kalimantan Selatan ini layak dipandang sebagai ancaman serius karena pada laga Sabtu 18 Januari sore, yang dimana Barito menghantam Sriwijaya FC dengan skor fantastis 4-1 di Kanjuruhan.

Disisi lain Pelatih Perseru Robby Maruanaya mengatakan timnya kurang beruntung tidak mendapatkan poin di pertandingan tersebut. “Kami bekerja keras sepanjang pertandingan. Namun kesalahan kecil menjadikan kami gagal mendapatkan poin. Tapi terlepas dari hasil akhir, para pemain sudah menunjukkan permainan bagus. ” kata Robby.

Menyelesaikan laga pertama babak delapan besar IIC, untuk puncak klasemen sementara menjadi milik Barito Putra yang disusul Arema Cronous dengan sama-sama mengoleksi enam angka. Sedangkan Perseru Serui berada di urutan ketiga, lalu Sriwijaya FC yang mengalami kekalahan berat masih menjadi juru kunci.