Home / Liga Indonesia / Persegres Gresik United “Sumpah” Jadi Tim Kuat dan Menakutkan

Persegres Gresik United “Sumpah” Jadi Tim Kuat dan Menakutkan

SoccerGo!Tim Persegres Gresik United masih dihinggapi problem mengkhawatirkan dua pekan sebelum kick off Indonesia Super League (ISL). Lini pertahanan membutuhkan perhatian serius jika melihat performa Persegres saat terlibat di Inter Island Cup silam. Keseluruhan Persegres kebobolan delapan gol dari tiga pertandingan.

Juru latih Persegres, yakni Agus Yuwono terus mengeluhkan benteng pertahanan yang masih sangat rapuh. Kendati sudah menambalnya dengan pemain sekelas Otavio Dutra, faktanya kebocoran masih terus terjadi. Situasi ini membuat pemain berbanderol Rp2 miliar tersebut angkat suara terkait performanya.

Pesepakbola asal Brasil ini mengakui dirinya masih belum mengeluarkan permainan terbaiknya sejak bergabung ke Stadion Petrokimia. Dirinya menunjuk faktor adaptasi menjadi problem karena memerlukan waktu untuk mengenal karakter pemain lainnya.

“Saya belum benar-benar beradaptasi. Yang dimana saya masih perlu mengenal karakter rekan saya satu tim, terpenting sesama pemain bertahan. Namun saya yakin semua akan lebih baik dan pertahanan Persegelres akan semakin solid di ISL nanti. ” ujar Otavio Dutra, yang menargetkan dirinya sudah bermain dengan performa puncak saat ISL dimulai.

Sementara Otavio Dutra didatangkan dari Persipura dengan nilai kontrak Rp2 miliar. Sudah menjadi pemain termahal di tim Laskar Joko Samudro, praktis dirinya menjadi sorotan ketika lini pertahanan menjadi catatan khusus pelatih. Kolaborasinya bersama Aries Tuansyah di posisi centre back masih belum padu.

Arsitek Agus Yuwono boleh saja menyebut posisi bek kanan yang paling bermasalah, sebab tidak ada pemain berspesialis full back kanan. Namun tetap saja pemain lain seperti Dutra, Aries dan Mahyadi Panggabean ikut menanggung beban dari buruknya performa pertahanan.

Bahkan terlalu mudahnya kecolongan membuat tim kesayangan Ultras tak pernah menang di empat laga pramusim. Sesudah dikalahkan Barito Putra 1-2 di Stadion Petrokimia di laga uji coba selanjutnya Persegres takluk di kaki Persik Kediri, kemudian Persebaya Surabaya serta ditahan imbang Persiba Bantul di Inter Island Cup.

Sang pelatihpun sendiri terus berupaya menyemangati pemainnya agar tidak drop dengan situasi yang ada. “Saya yang bertanggungjawab menyelesaikan semua masalah di tim. Seluruhnya harus optimistis kondisi Persegres bakal sempurna dan siap bertarung di ISL. ” cetus Agus Yuwono.

Pada dua pekan mendatang dirinya berupaya melakukan pembenahan di lini pertahanan dan tengah. Dirinya meyakini keroposnya pemain belakang juga disebabkan belum solidnya para pemain tengah. Arsitekh asal Malang ini sebenarnya masih ingin mendatangkan satu pemain lagi di posisi bek kanan. Hal itu karena David Faristian dan Legimin Raharjo belum meyakinkan ketika dipaksakan bermain di posisi itu. Tetapi penambahan skuad anyar tetap tergantung ketersediaan pemain di bursa transfer.