Home / Liga Inggris / Tajamnya ‘Si Merah’ Bikin Rodgers Puas

Tajamnya ‘Si Merah’ Bikin Rodgers Puas

SoccerGo!Liverpool boleh kebobolan tiga gol saat melawan Stoke City namun mereka juga bisa bikin lima gol dan menang. Perihal ini sudah berhasil membuat sumringah sang manajer Brendan Rodgers.

Bertanding ke Britannia Stadium dalam lanjutan Premier League pekan ke-21, pada hari Minggu (12/1) malam WIB, The Reds sudah berhasil unggul dua gol lebih dulu lewat bunuh diri Ryan Shawcross dan Luis Suarez.

Namun Stoke menutup babak pertama dengan skor 2-2 usai Peter Crouch dan Charlie Adam menyamakan kedudukan. Kubu Liverpool unggul lagi lewat gol-gol Steven Gerrard (penalti) dan Suarez. Tim tuan rumah bikin gol lagi lewat Jonathan Walters sebelum Daniel Sturridge mencetak gol pamungkas dan bikin skor akhir 5-3.

Catatan statistik Soccernet menulis Liverpool dan Stoke sama-sama bikin 13 peluang tapi The Reds unggul jumlahshot on target 9 berbanding empat.

“Kemenangan brilian untuk kami. Liverpool benar-benar membuktikan ketajaman kami, yang dimana kami membuat beberapa kesalahan karena terlalu terbuka, sehingga kami harus bisa memperbaikinya. Semua itu tidak terlalu penting dalam sebuah pertandingan. Sebab yang terpenting adalah dapat meraih kemenangan dengan skor meyakinkan. Untuk kesalahan – kesalahan itu sudah wajar terjadi, namun kami harus tetap berusaha untuk memperbaiki agar tidak terjadi kesalahan yang sama dalam pertandingan – pertandingan yang selanjutnya. ” tutur Rodgers seperti dikutip BBC.

“Tapi kami benar-benar bagus dalam menyerang. Bahkan saya katakan pada pemain bahwa selama 38 menit, Liverpool benar-benar tampil sempurna di laga tandang. Dimana saya katakan pada mereka saat istirahat untuk tetap berpikir positif karena kami punya lini serang yang dahsyat. Akhirnya mereka dapat melakukan segala instruksi yang saya berikan. Sehingga kalian dapat lihat sendiri perubahan yang terjadi kepada permainan tim ini. Itu semua karena Steven Gerrard dan kawan – kawan berhasil menjalankan apa yang saya instruksikan dilapangan. ” sambungnya.

Si Merah memang untuk pertama kalinya bisa menang di Britannia Stadium setelah 29 tahun dan mereka bisa mencetak lima gol lagi di sana setelah kali terakhir tahun 1982.

Liverpool pun menyamai rekor musim 1987/1988 yakni mencetak 51 gol usai melewati 21 laga liga. Ketika itu mereka menjadi juara dan kini anak asuh Rodgers itu berada di posisi keempat dengan 42 poin, berjarak lima angka dari Manchester City di puncak.

“Saya merasa di awal babak kedua mereka terlalu leluasa menyerang kami dari sisi kiri. Playmaker Phillipe Coutinho selaku pemain muda yang luar biasa, mesti dikorbankan demi tim. Sementara untuk para pesaing kami menang semua kemarin. Sehingga nasib kami ditentukan diri sendiri. ” demikan dia.