Home / Timnas / Selalu Ramai Disaksikan Masyarakat, Timnas U-19 Tak Merasa Tertekan

Selalu Ramai Disaksikan Masyarakat, Timnas U-19 Tak Merasa Tertekan

SoccerGo!Tidak sama dengan latihan tahap I di Batu Jawa Timur yang relatif sepi, sebab untuk proses latihan tahap II tim nasional Indonesia U-19 di Yogyakarta selalu ramai penggemar.Tetapi rupanya hal ini tak sampai mengganggu para pemain. Bahkan dikabarkan kalau dengan ramainya dukungan yang ada saat para pemain Garuda Muda ini melakukan latihan, sudah meberikan semangat bertanding dan motivasi lebih bagi setiap pemain guna dapat latihan dengan memberikan kemampuan terbaiknya dan terkesan ada mental baja dari skuat Garuda muda tersebut. 

Kehadiran timnas U-19 di Yogyakarta tampaknya sangat menarik perhatian masyarakat setempat. Sudah sejak mulai berlatih pada Rabu (8/1/2014) kemarin hingga hari ini, hari Sabtu (11/1/2014), sudah tampak lapangan Universitas Negeri Yogyakarta selalu dipadati para penonton. Terlebih para penonton rela menyaksikan proses Pemusatan Latihan Evan Dimas dkk dari awal hingga skuat Garuda muda selesai latihan di setiap harinya.

Setiap selesai latihan, seluruh penggawa Garuda Muda sampai kerepotan saat hendak pulang menuju hotel tempat mereka menginap. Terlebih juga para pemain pulang dengan berjalan kaki karena jarak lapangan dan hotel memang dekat, cuma terpaut 300 meter.

Sehingga sepanjang jalan itulah mereka selalu ‘diperebutkan’ penggemar, guna dapat dimintai tanda tangan dan foto bersama. Keadaan dan suasana ini berbeda dengan saat timnas melakukan latihan di Batu, tempat latihan yang terbilang sepi.

Mengenai masifnya dukungan masyarakat, diungkapkan oleh asisten pelatih timnas sekaligus pelatih mental Guntur Cahyo Utomo bahwa para pemain sudah sadar akan hal ini sejak jauh-jauh hari. Sehingga oleh sebab itu, sudah tidak ada masalah untuk para pemain yang rata-rata berusia di bawah 19 tahun tersebut.

” Tidak ada tekanan. Sebab memang pada dasarnya kita sudah tekankan dua konsekuensi kepada mereka kalau jadi juara (Piala AFF U-19) kemarin. Akibat positifnya ya sambutan masyarakat seperti ini. Karena yang penting jangan sampai mereka besar kepala. Hal itu bisa merusak mereka sendiri. Jadi kami minta pengertian bagi semuanya agar tidak terlalu membesarkan berita tersebut. Sedangkan untuk konsekuensi negatifnya ada banyak, yang dimana saya tidak bisa sebutkan. Namun hal itu tidak terlalu berpengaruh banyak. ” kata Guntur kepada para wartawan, usai mendampingi timnas U-19 di lapangan UNY petang tadi.

Disamping itu Guntur juga mengungkapkan adaptasi para pemain terkait perubahan suasana dan lingkungan latihan juga berlangsung mulus.

“Empat hari penyesuaian termasuk lancar. Sebab tidak ada tanda-tanda stres dari mereka. Ini bagus untuk tim. Mereka harus tetap latihan. ” ujar alumnus jurusan Psikologi Universitas Gadjah Mada ini.