Home / Pilihan Editor / Menang Besar, Indonesia Harus “Angkat Koper”

Menang Besar, Indonesia Harus “Angkat Koper”

Soccergo.net – Akhirnya Indonesia meraih kemenangan pertama di AFF Cup 2014. Melawan Laos di laga pamungkas Grup A, Skuad Garuda menang telak dengan skor akhir 5-1. Kemenangan ini patut diapresiasi karena pasukan Alfred Riedl harus bermain dengan 10 pemain sejak menit 27.

Meski menang besar, tetap tak mengubah nasib Indonesia yang tak lolos ke babak selanjutnya atau semifinal. Pasalnya, di laga lain Vietnam sukses menggulung Filipina 3-1.

Jalannya Pertandingan

Babak Pertama

Unggul di atas kertas, Indonesia langsung menggebrak pertahanan Laos. Bertubi-tubi serangan yang dilancarkan Evan Dimas dkk kerap mengancam gawang Seng Somvang.

Terbukti, laga baru berjalan delapan menit, Indonesia berhasil unggul 1-0. Adalah Evan Dimas yang sukses membobol gawang Laos lewat tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti. Somvang sampai tidak berkutik menghadang tendangan eks kapten tim nasional Indonesia U-19 itu.

Laos coba mengancam. Bounthavy Sipasong menerobos dari sisi kanan pertahanan Indonesia, Viktor Igbonefo mengawal dengan ketat! Bek kiri Laos itu melepaskan tendangan yang masih jauh dari sasaran. Gawang Indonesia aman.

Umpan manis Cristian Gonzales di dalam kotak penalti Laos sukses dimanfaatkan dengan baik oleh Ramdani Lestaluhu, dan gol. Indonesia unggul 2-0 sejak menit 20. Penyelesaian yang baik oleh pemain Persija Jakarta itu, mengingat ia diapit beberapa pemain Laos.

Namun, delapan menit usai gol kedua, justru petaka yang menghampiri Indonesia. Ya, Supardi Nasir dikartu merah wasit karena menjadi pemain terakhir yang menjatuhkan pemain Laos, dan itu di dalam kotak penalti! Khampheng Sayavutthi pun tanpa cela mengeksekusi hadiah penalti yang diberikan wasit untuk mengubah skor menjadi 2-1.

Jelang babak pertama berakhir, Indonesia justru digempur. Laos sukses memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Entah apa yang akan terjadi di babak kedua mengingat jumlah pemain yang berbeda antara kedua tim.

Babak Kedua

Unggul jumlah pemain, Laos menekan Indonesia di menit pembuka paruh kedua. Skuad Garuda coba keluar dari tekanan. Hasilnya terlihat lima menit usai jeda istirahat. Umpan Evan Dimas dari sisi kiri sukses disambar Ramdani untuk menjadi gol. 3-1 Indonesia menjauh.

Umpan tarik yang cukup baik dikirim Zulkifli Sukur menuju jantung pertahanan Laos. Gonzales coba menyambar bola, tapi masih bisa diamankan oleh salah satu pemain bertahan Laos.

Defisit dua gol, Laos melakukan serangan bertubi-tubi ke wilayah pertahanan Indonesia. Tim Merah Putih justru kerap melakukan kesalahan sendiri yang berakibat seringnya bola hilang. Kali ini ancaman datang dari tendangan Sipasong, beruntung masih bisa dimentahkan I Made.

Badai serangan dari Laos tak henti-hentinya menghujam Indonesia. I Made pun harus jatuh bangun menyelamatkan gawangnya dari aksi-aksi Sayavutth, Khochalern, dan Vongchiengkham.

Zulham Zamrun memiliki peluang di dalam kotak penalti Laos. Kurang jelas maksudnya itu untuk memberi umpan atau menendang bola ke gawang, yang jelas Gonzales sudah berdiri bebas di muka gawang Somvang.

Indonesia memperlebar keunggulan menjadi 4-1 usai Zulham mencetak gol di menit 82. Berawal dari umpan lambung dari sisi kanan, pemain Mitra Kukar itu dengan sempurna menyambut bola yang langsung mengalir deras ke gawang Laos.

Satu menit jelang waktu normal berakhir, Indonesia menambah keunggulan menjadi 5-1 berkat gol bunuh diri pemain bertahan Laos, Ketsada Souksavanh.

Susunan Pemain

Indonesia: I Made Wirawan; Zulkifli, Igbonefo, Ramdani/M. Ridwan, Evan Dimas, Boaz Salossa/Zulham M. Zamrun, Cristian Gonzales, Achmad Jufriyanto, Supardi, Hariono/Firman Utina, Manahati

Laos: Seng Somvang; Phommapanya/Khanthavong, Souksavanh, Khounsamnan, Phommasane/Souliyavong, Sihavong, Lithideth, Soukh Aphone, Sipasong, Sayyabounsou/Kochalern, Sayavuth.