Home / Liga Italia / 5 Hal Unik Tentang Alessio Romagnoli

5 Hal Unik Tentang Alessio Romagnoli

Alessio Romagnoli menjadi salah satu pemain yang menyita perhatian di bursa transfer musim panas ini. Pasalnya tak lain adalah keputusan Milan untuk mengeluarkan dana 25 juta Euro untuk membawa pemain berusia 20 tahun tersebut dari Roma. Dan berikut adalah 5 hal yang perlu anda ketahui dari pemain yang diproyeksikan sebagai bek masa depan Rossoneri ini.

  1. Ditemukan Brono Conti

Romagnoli dibesarkan di Nettuno, sekitar 50 km selatan kota Roma yang mana juga merupakan tempat kelahiran Conti, pemain legendaris Roma dan Italia pada era 80an. Conti melihatnya saat bermain untuk San Giacomo Nettuno pada usia sembilan tahun dan membujuknya untuk bergabung dengan Roma.

  1. Disejajarkan dengan Alessandro Nesta

Musim lalu Roma meminjamkannya ke Sampdoria yang masih dilatih Sinisa Mihajlovic. Pada bulan September tahun lalu dirinya mencetak gol untuk membantu Il Samp menang 2-1 atas Chievo. Usai laga pelatih asal Serbia tersebut memujinya dengan mengatakan bahwa Romagnoli mengingatkan Mihajlovic pada sosok Nesta.

  1. Debut pada umur 17 tahun

Zdenek Zeman terkenal bukan hanya sebagai pelatih yang memiliki skema menyerang secara ekstrim namun juga sebagai pelatih yang gemar memainkan talenta – talenta muda. Pada musim panas 2012 Zeman mempromosiakan Romagnoli ke tim utama dan memberinya debut pada bulan Desember.

Zeman memiliki cita – cita untuk menduetkan Romagnoli dengan Marquinhos sebagai palang pintu masa depan Roma, namun sayangnya mimpi tersbut tak pernah menjadi kenyataan karena menajemen Il Lupi buru – buru memecatnya pada Februari 2013.

  1. Hampir bergabung dengan Inter

Pada tahun 2011 Inter dilatih oleh Andrea Stramaccioni yang mana merupakan mantan pelatih tim junior Roma. Dan menurut pengakuan Romagnoli, Strama berusaha untuk mebawanya ke San Siro saat masih berusia 16 tahun namun pihak Roma menolak untuk melepaskannya.

  1. Fans berat Valentino Rossi

Selain sepakbola, Romagnoli diketahui menyukai olahraga balap motor dan selalu mengagumi sosok Valentino Rossi. Di Roma dirinya memakai jersey bernomor punggung 46, sebagai bentuk penghormatan bagi bintang pujaannya.

Isu yang berhembus, Milan tak memberinya izin untuk kembali memakai nomor punggung tersebut karena Rossi merupakan salah satu sosok yang dikenal sebagai fans dari rival mereka, Inter Milan.